RAT IMKA: DEMOKRASI DI DEPO JATI
.
.

24 Januari 2009 - Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ikatan Masinis Kereta Api (IMKA) Depo Jati dilaksanakan diruang kelas Depo Jati pada Sabtu, 24 Januari 2009. RAT kali ini mengagendakan pembentukan pengurus baru, sehubungan telah berakhirnya masa tugas pengurus lama periode 2004-2008 dibawah kepengurusan Ketua IMKA Chaeroni, yang kini pindah ke Pusat Kendali (PK) 1 Jakarta. Adapun jauh sebelum RAT dilaksanakan pada hari itu, maka telah dilakukan pengumpulan suara untuk menentukan Ketua IMKA yang baru. Sehingga muncul sejumlah nama yang diusulkan secara langsung oleh anggota IMKA, yang pada akhirnya ada satu nama yang mengumpulkan suara terbanyak, yaitu Yadimin S. Nipp 33777. Intake Tahun 1981 kelahiran Palembang, 26 April 1957 ini didukung oleh 75% suara yang terkumpul. Selanjutnya Ketua IMKA yang baru akan membentuk kabinet IMKA periode 2009-2011. Nama-nama yang masuk dalam kabinet Yadimin antara lain: Supriyanto, Wahid, Sudarpono, Sabar, Rapino, Suparmin, dll. Diharapkan dengan terbentuknya kepengurusan IMKA yang baru periode 2009-2011 ini, maka akan lebih meningkatkan kinerja profesi masinis kereta api, terutama dilingkungan Depo Jatinegara, Daop 1 Jakarta. Tugas yang berat juga diemban Pengurus IMKA sehubungan dengan semakin meningkatnya tuntutan profesionalisme masinis didalam melaksanakan tugasnya dilingkungan PT Kereta Api (Persero), dan juga dengan telah disahkannya Undang Undang Tentang Perkerataapian Nasional Nomor 23 Tahun 2007 yang lalu, dan segera efektif pada 2010 yang akan datang. Pada akhirnya kepengurusan IMKA yang baru ini juga harus mulai membenahi visi dan misi didalam membangun, dan memproteksi profesi masinis pada masa kini dan masa yang akan datang. Kepada pengurus IMKA yang baru: Selamat berjuang!

Silaturahmi saat RAT akan dimulai.

Kiri ke kanan: Sabar, Supriyanto, dan Yadimin memimpin Rapat Anggota Tahunan (RAT).


Yadimin (kiri) menerima tugas baru sebagai Ketua IMKA terpilih periode 2009-2011 dari Ketua IMKA yang lama, Chaeroni (kanan).



Pelukan persahabatan: Meneruskan perjuangan dan cita-cita: kemajuan bagi perusahaan, kehidupan yang lebih baik, dan eksistensi profesi.